Gambar kata motivasi tentang rezeki dari Allah

Gambar kata motivasi tentang rezeki dari Allah – Kali ini gambarkata.com akan membagikan beberapa kata motivasi untuk mendorong kita lebih mensyukuri nimat rezeki yang diberikan oleh Allah Yang Maha Kuasa. Gambar kata motivasi ini bisa sahabat bagikan ke teman-teman lain baik melalui atau digunakan sebagai DB BBM, status facebook.com dan lain-lain. 

Dalam kehidupan keseharian kita, kita menyadari bahwa Allah tidak pernah mengurangkan ketetapan-Nya, tetapi memang kita yang kadang masih mengkufuri nikmat suratan takdir yang telah ditetapkan Ilahi.

Allah tak pernah mengurangkan ketetapan-Nya - akulah yang masih saja mengkufuri nikmat suratan takdir Ilahi

Sementara dalam hal rejeki, kita tidak perlu untuk merasa iri hati dengan rejeki orang lain. Bisa jadi, kita tidak tahu di mana rejeki untuk kita tersedia, namun yang jelas rejeki kita sudah tahu di mana kita berada. Sebab, Allah telah memerintahkan kepada rejeki dari lautan biru, bumi dan gunung, untuk menuju kepada kita.

Aku merasa tidak perlu iri hati dengan rezeki orang lain

Makanya kita tidak perlu berkecil hati, sebab Allah pun telah menjamin rejeki kita sejak usia kita 4 bulan 10 hari dalam kandungan ibu kita masing-masing.

Allah telah menjamin rezekiku sejak 4 bulan 10 hari aku dalam kandungan ibuku

Jadi, amatlah keliru bila kita bertawakkal rezeki dengan memaknainya merupakan suatu hasil bekerja. Sebab kenyataannya bekerja itu sudah digariskan merupakan sebuah ibadah. Sedang rezeki itu urusan-Nya.

Oleh karena itu, melalaikan kebenaran dan gelisah dengan apa yang dijamin-Nya adalah kekeliruan berganda.

Keliru bila bertawakkal rezeki dimaknai dari hasil bekerja karena bekerja itu ibadah dan rezeki adalah urusanNya

Banyak pula kita lihat, manusia membanting tulang, demi angka simpanan gaji, yang mungkin esok akan ditinggal mati. Mereka lupa bahwa hakikat rejeki bukan apa yang tertulis dalam angka, tapi apa yang telah dinikmatinya.

Manusia membanting tulang, demi angka simpanan gaji, yang mungkin esok akan ditinggal mati. Mereka lupa bahawa hakikat rezeki bukan apa yang tertulis dalam angka, tapi apa yang telah dinikmatinya.

Begitu lah rejeki. Tidak bertumpu atau terletak pada pekerjaan kita, sebab Allah-kah yang menaruhnya sekehendak-Nya.

Rezeki tak selalu terletak pada pekerjaan kita, Allah menaruh sekehendak-Nya

Sejarah telah mencatat, bahwa Siti Hajar berulang alik dari Safa ke Marwah untuk mencari air, tapi air Zamzam telah muncul dari kaki anaknya, Ismail. Itulah sebabnya, ikhtiar itu sekadar sebuah perbuatan. Sedangkan rejeki adalah kejutan.

Siti Hajar berulang alik dari Safa ke Marwah, tapi air Zam-zam muncul dari kaki anaknya, Ismail. ikhtiar itu perbuatan. Rezeki itu kejutan.

Namun dalam menggunakan rejeki yang kita dapat kita harus selalu ingat, bahwa setiap hakikat rejeki akan ditanya kelak, “Dari mana dan digunakan untuk apa”. Mengapa? Kerana rezeki hanyalah “hak pakai”, bukan “hak milik”.

Setiap hakikat rezeki akan ditanya kelak dari mana dan digunakan untuk apa karena rezeki hanyalah hak pakai bukan hak milik

Begitu adanya, bahwa kehalalan suatu rejeki akan dihisab dan keharamannya akan diazab. Maka, dalam kaitan pendapatan atau rejeki, kita tidak boleh merasa iri pada rejeki orang lain. Bila kita iri pada rejeki orang, sudah seharusnya kita juga iri pada takdir kematiannya. Maukah yang demikian? Tentu tidak,

Kehalalan rejeki itu dihisab dan keharamannya diazab

Ingat saja, bahwa setiap orang sudah tertuliskan rejekinya masing-masing. Hanya kita saja yang kurang menilainya

Setiap org tertulis rezeki masing-masing. Hanya kita saja yang kurang menilainya

Sebagai penutup gambar kata motivasi menerima suratan takdir ini, ingin kami sampaikan bahwa kebahagian bukan terletak kepada kekayaan, tetapi terletak pada hati yang sentiasa mensyukuriNya.

Kebahagian bukan terletak kepada kekayaan

Semoga bermanfaat.